Cara Memilih ACP

Kenapa kita perlu tau cara memilih ACP dengan tepat?

Pada dasarnya ACP itu terbagi menjadi 2 kategori, yaitu untuk indoor dan outdoor. Kedua kategori ini mempunya bentuk yang sama dan juga ketebalan yang sama pula (biasanya 4mm). Namun apa yang membedakan? yang membedakan antara keduanya adalah lapisan luarnya.

Perlu diperhatikan, untuk pemasangan outdoor kita perlu memilih ACP dengan tipe Polyvinylidene Difluoride (PVDF). Sedangkan jika kita memasang untuk keperluan indoor maka ACP yang kita pilih adalah Polyester (PE). Dari segi harga tipe PE cenderung lebih murah dibandingkan PVDF. Hal ini karena pada proses produksinya, tipe PE hanya terdiri dari satu lapisan , tetapi untuk ketahanan cuaca dan sinar UV tidak terlalu baik. Tipe PVDF sedikit lebih mahal, akan tetapi sistem proteksinya lebih tahan lama, ketahanan terhadap cuaca lebih baik.

Apabila terhambat biaya dan terpakasa menggunakan tipe PE untuk outdoor, maka dianjurkan untuk memilih warna-warna ACP yang relatif terang. Warna terang lebih tahan terhadap cuaca dibandingkan warna – warna gelap yang akan langsung pudar dalam waktu singkat.

Selain memperhatikan pelapis, kita juga harus memperhatikan ketebalannya. Semkain tebal tentu lebih mahal. Namun kita dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Supaya dapat menghemat dana dengan tepat.

Untuk penggunaan ketebalan ACP, gunakan ukuran tipe 0.21mm atau 0.3 mm untuk ruko 2 sampai 4 lantai. Karena beban fisik terhadap angin dan hujan tidak terlalu besar. Masih tergolong aman untuk digunakan pada gedung lantai 6. Diatas itu, dianjurkan untuk menggunakan tipe 0.5mm.

Demikian hal – hal yang perlu diperhatikan dalam memilih ACP. Semoga bermanfaat.

sumber : http://www.desainruko.com/cara-memilih-acp

Baca Juga : Merawat dan Membersihkan Lapisan ACP Eksterior

Meningkatkan Kualitas Udara

Kualitas udara di dalam bangunan harus terjaga dengan baik. Suhu terlalu panas atau tingkat kelembaban yang terlalu rendah, jelas akan memberikan sesuatu yang tidak nyaman di dalam bangunan.

 

Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kualitas udara dalam bangunan kita, antara lain :

  • Penataan ruang yang tepat. (Silakan pelajari Orientasi Bangunan Terhadap Cahaya Matahari)
  • Memakai bahan bangunan dan bahan perabot yang mengandung bahan kimia sedikit
  • Memastikan tidak ada jamur pada elemen bangunan dan perabot akibat kelembaban tinggi. (Cara Mengatasi Rumah Lembab)
  • Memperbanyak penanaman tumbuhan hijau
  • Membatasi merokok di dalam ruangan
  • Mamakai konsep secondary skin pada fasad untuk meredam panas matahari.
  • Menyediakan lahan terbuka di dalam bangunan
  • Menggunakan Insulator panas di bawah material atap
  • Meletakkan kolam air pada lingkungan bangunan

 

sumber : http://arsitekturdanlingkungan.wg.ugm.ac.id/2015/11/20/pengaturan-penghawaan-dan-pencahayaan-pada-bangunan/

Orientasi Bangunan Terhadap Matahari

Jika diperhatikan lebih detail, proses pembuatan rumah memang membutuhkan perhatian yang sangat kompleks. Para ahli dibidangnya tentu mempelajari banyak hal untuk menciptakan suatu hunian yang nantinya layak dan nyaman untuk dijadikan pilihan tempat tinggal bagi konsumen yang membeli rumah tersebut.Pemilihan bahan bangunan, lokasi, desain, lingkungan yang asri dan lain sebagainya. Semua komponen tersebut ditujukan untuk hunian yang nyaman. Dan faktor penting dalam suatu tempat tinggal juga di lihat dari bagaimana penempatan orientasi bangunann terhadap matahari.

Ada hal yang kita tidak atau belum tahu, bahkan tidak terpikir sebelumnya bahwa penempatan ruangan-ruangan terhadap sinar matahari  juga dipertimbangkan sedemikian rupa. Salah penempatan ruang , akan berpengaruh pada kenyamanan. Untuk anda yang berencana memiliki rumah, atau membangun rumah sendiri sebaiknya perlu dipelajari juga hal berikut.

RUANG TIDUR

Dimana sebaiknya posisi kamar tidur pada saat membangun rumah? Sebaiknya posisikan di Tenggara sampai Timur Laut. Kamar tidur harus mendapatkan sinar matahari yang baik. Selain agar sirkulasi udara baik, cahaya yang masuk akan membuat kita semangat dan tidak malas untuk bangun pagi. Pada sisi ini, tidak akan terkena sinar matahari sore, sehingga nyaman untuk beristirahat.

RUANG KELUARGA, RUANG TAMU & RUANG MAKAN

Bagaimana orientasi bangunan terhadap matahari di ruang keluarga ? Karena ruangan ini adalah ruangan bersama, maka posisikan pada sisi yang mendapatakan penerangan alami dan terasa hangat. Sisi yang cocok untuk ruangan ini adalah pada sisi Barat Laut dan Barat Daya. Tetapi, untuk mengurangi panas dari sisi sebelah Barat, maka perlu diakali dengan penerapan material – material pereda panas ataupun kisi – kisi.

KAMAR MANDI

Perlukah orientasi bangunan terhadap matahari di kamar mandi? Jawabannya adalah perlu! Kamar mandi adalah bagian ruangan yang mempunyai kelembaban yang tinggi. Maka sisi yang cocok untuk bagian ini adalah sisi Barat atau Timur. Supaya dapat terkena sinar matahari langsung.

DAPUR

Ruang dapur mempunyai suhu yang lebih tinggi dibandingkan ruangan lain di dalam rumah. Hal ini karena, pengaruh penggunaan peralatan masak- memasak.Pilihan terbaik untuk runagn ini adalah, bagian sisi yang lebih adem. Yaitu sisi bagina Utara dan Selatan.

Sumber : http://solusibangunan.info/blog/mengatasi-hawa-panas-ruangan-dari-atap

 

Tips Memasang Aluminium Composite Panel

Untuk hasil yang maksimal, perhatikan beberapa tips berikut dalam melakukan pemasangan Aluminium Composite Panel.

  1. Untuk hasil terbaik, pilihlah pemasang Aluminium Composite Panel yang profesional di bidangnya.
  2. Pastikan dinding sudah rapi dan siap dipasang
  3. Lakukan proses marking dengan baik dan teliti
  4. Pilih Kualitas ACP yang baik agar bertahan dalam jangka waktu yang panjang
  5. Jangan salah pilih spesifikasi ACP untuk Eksterior dan Interior.